PENERAPAN ADMINISTRASI PERKARA DI PENGADILAN SECARA ELEKTRONIK (E-COURT) MENUJU REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Authors

  • Rahmat Saputra Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Keywords:

Penerapan E-Court, Revolusi Industri 4.0

Abstract

Tujuan dalam penulisan mengetahui penerapan administrasi perkara di Pengadilan Secara Elektronik (E-Court) menuju revolusi industri 4.0. Jenis penelitian menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. E-court Adalah layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik seperti e-Filing (Pendaftaran Perkara Online di Pengadilan), e-Payment (Pembayaran Panjar Biaya Perkara Online), e-Summons (Pemanggilan Pihak secara online). E-Court adalah sebuah instrumen Pengadilan sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pendaftaran perkara secara online, pembayaran secara online, mengirim dokumen persidangan (Replik, Duplik, Kesimpulan, Jawaban) dan Pemanggilan secara online. Hambatan dan tantangan yang perlu dicermati terkait dengan pelaksanaan e-court, seperti pengaturan tentang gugatan intervensi, penggantian kuasa hukum, penggunaan email managing partner atau associate dan lain-lain. Langkah-langkah ini diperlukan untuk mencapai target yang digariskan oleh Pimpinan Mahkamah Agung agar satu tahun ke depan atau bulan Juli 2019 seluruh satuan kerja pengadilan sudah melaksanakan e-court.

Author Biography

Rahmat Saputra , Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Dosen Tetap Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya,

Peneliti di Pusat Kajian Kebijakan Publik dan Hukum (Puskapkum)

Downloads

Published

01-10-2018

How to Cite

Rahmat Saputra. (2018). PENERAPAN ADMINISTRASI PERKARA DI PENGADILAN SECARA ELEKTRONIK (E-COURT) MENUJU REVOLUSI INDUSTRI 4.0 . Scripta : Jurnal Kebijakan Publik Dan Hukum, 1(1), I - XII. Retrieved from http://journal.puskapkum.org/index.php/scripta/article/view/2